Welcome

Welcome

Kamis, 15 Mei 2014

Selembar Kertas Biru yang Berharga


Penguasa, penguasa! Berilah hamba-Mu uang, beri hamba uang!
Itulah sepenggal lirik lagu dari Iwan Fals yang berjudul Pesawat Tempurku. Sangat jelas bahwa di jaman yang serba bayar ini, semua orang membutuhkan yang namanya uang. Jangankan uang yang banyak, 500 Rupiah saja, jika terjatuh, pasti diambil, bukan? hehe.

Semenjak saya menikah dan mempunyai 1 orang anak, saya akui saya berubah. Saya menjadi pribadi yang 'mata duitan' hahaha apapun akan saya lakukan jika hal tersebut bisa menghasilkan uang. Pastinya dengan cara yang halal dan digunakannya pun bukan untuk hura-hura. For Your Information nih, uang 50.000 Rupiah, kini di hidup saya hanya bisa mampir sebentar. Tidak sampai sehari, uang tersebut sudah habis. Makanya, saya selalu pikir, uang 50.000 Rupiah di jaman sekarang bisa dipakai apa sih? Paling habis terpakai untuk beli jajan, ya? Boro-boro untuk me time, nomor satu ya pasti anak!

TETAPIIIIIIIII.....

Ternyata, hanya dengan modal uang 50.000 Rupiah, saya bisa melakukan banyak hal lho! Seharian pula! Dari mulai Jalan-jalan, Belanja, Wisata Kuliner, sekaligus Wisata Mistis di Bandung! Penasaran, kan? Yuk simak ulasan saya dibawah ini ;)

1. Bensin - SPBU Komp. Riung Bandung, Bandung : Isi bensin 1 liter saja alias Rp. 6.500,- sudah cukup kok! Kan pakai Sepeda Motor MIO Fino FI yang suuuuuper irit!

MIO Fino FI

2. Pasar Kaget Gasibu - (sekitaran) Jl. Diponegoro 22, Bandung : Acara ini, hanya ada di Hari Minggu pagi. Saya bisa datang ke tempat ini dengan menitipkan si kecil pada Ayahnya dirumah. Kebetulan, saya sedang membutuhkan celana pendek santai untuk dirumah. Mampir dulu deh ke bagian Cimol (tempat yang menjual baju-baju bekas dari luar negeri Indonesia). Syukurlah, dua celana pendek saya dapatkan setelah penuh taktik tawar menawar dengan pedagangnya. Rp.10.000,- untuk 2 potong celana! Yeay!

Pasar Kaget Gasibu sekitaran Gedung Sate, Bandung

3. Bandung Medical Center (BMC) - Belakang Taman Panata Yudha : Adakah diantara kalian yang mengenal tempat ini? Yap! Ini adalah sebuah rumah sakit yang dulunya digunakan oleh masyarakat Belanda yang sakit. Konon katanya, di tempat ini sering muncul hal-hal aneh seperti suara orang menjerit atau penampakan orang Belanda. Karena penasaran, dengan (sok) berani saya 'bertamu' ke tempat ini. Ada beberapa penjaga yang siap untuk mengantarkan para pengunjung untuk berkeliling tempat kosong ini. Berhubung siang hari, jadi belum terasa aura seramnya, hihi. Atas jasa penjaga tadi, saya berikan ia uang Rp. 10.000,- deh!

Tampak Depan BMC

3. Pasar Buku Palasari - Jl. Palasari (Jl. Lodaya), Bandung : Di toko buku terbuka ini, saya yang hobi membaca, bisa membeli atau bahkan hanya membaca saja lho! Koran, Majalah, Tabloid, Buku Pelajaran, Komik, Novel dan masih banyak lagi. Sedang asyik membaca, datanglah seorang pengamen dengan suara peraknya (hah?). Berhubung ada uang kecil/ receh, kasih deh Rp. 500,- :D

Pasar Buku Palasari

4. Metro Corner (Jl. Venus, Margahayu Raya, Bandung) : Jam makan siang pun datang. Cacing diperut sudah minta jatahnya hehe. Nasi Tim Ayam menjadi makanan favorit saya ketika ke Metro Corner. Metro Corner adalah suatu tempat dimana terdapat banyak macam makanan yang tersedia. Mau yang ringan? Ada! Makanan berat pun ada kok! Nasi Tim Ayam seharga Rp. 13.000,- pun saya habiskan dalam sekejap saking laparnya, hehe. Minumnya saya terbiasa membawanya dari rumah menggunakan Tumbler.

5. Oleh-oleh : Menuju jalan pulang, tidak sengaja saya berpapasan dengan tukang balon karakter. Wah, lucu tuh! Ada karakter Minnie Mouse kesukaan anak saya. Saya berhenti. Awalnya, pedagang tersebut menyebutkan bahwa harganya Rp. 12.500,- tapi jurus emak-emak saya keluar nih. Saya tawar Rp. 7.500,- tapi tukang balon tersebut berkata 'Belum bisa atuh, Bu.'. Finally, atas kesepakatan bersama, balon Minnie Mouse tersebut saya beli dengan harga Rp. 10.000,- dan itu artinya uang saya ludes sudah :P

Cuaca yang bisa dibilang sejuk membawa rasa senang saya menjadi bertambah. Saya bisa melakukan hal apapun yang saya sukai tanpa harus mengeluarkan biaya yang banyak. Tentunya, semua tidak akan bisa terwujud jika tidak menggunakan Sepeda Motor MIO Fino FI.

Nah, benar kan apa yang saya bilang? Bahwa ternyata masih banyak cara atau kegiatan yang bisa dilakukan hanya dengan modal Rp. 50.000,- saja! Itulah cerita perjalanan 'Lima Puluh Ribu' saya di Bandung. Untuk yang diluar Bandung? Pasti bisa juga kok! Contohnya bisa dilihat di link video berikut http://www.youtube.com/watch?v=XdI1CHTM4Mw

Sumber referensi: - crowguard.com
                           - lintas.me
                           - twicsy.com

Sabtu, 03 Mei 2014

New Factory for New Purpose

SHARP, begitu mendengar kata tersebut, saya langsung teringat pada Lemari Es yang ada dirumah saya yang sudah berusia 15 tahun. Lemari Es tersebut milik Ibu saya. Umurnya sudah cukup lama, namun belum ada satupun kekurangan yang muncul. Benar kata orang, yang berkualitas akan berbicara seiring berjalannya waktu, hehe.

Perlu diketahui, di jaman yang serba canggih ini, kita sebagai penikmat teknologi tentunya menginginkan yang terbaik untuk kehidupan kita. Begitupun dengan barang-barang elektronik yang ada dirumah kita. Pilihan tepat untuk solusi teknologi terbaik adalah produk SHARP. Setelah SHARP mengeluarkan produk-produk terbaiknya, SHARP pun membangun pabrik baru di Karawang. Peletakan batu pertama di pabrik baru ini dilakukan pada 7 Juni 2012 di Karawang International Industrial City (KIIC). Sebelum ke pabrik baru SHARP, mari kita bahas sedikit saja tentang SHARP History.


SHARP INDONESIA

Pada 5 Maret 1970, SHARP Corporation menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT Yasonta untuk menjadi Agen Pemasaran dan Pabrik Perakitan untuk produk TV dan Audio di Indonesia. Setelah PT Yasonta banyak mengeluarkan beberapa produknya, pada 1 Juli 1994, Sharp menjadi market leader untuk produk lemari es di Indonesia. Yang akhirnya, PT Yasonta dan SHARP Corp. melakukan Joint Venture dengan mendirikan PT Sharp Yasonta Indonesia pada bulan Desember. Perubahan nama menjadi Sharp Electronics Indonesia (SEID) dilakukan pada 22 Juli 2005.

Saat Ini SEID Memiliki 29 cabang SEID dengan 29 Service Center-nya mengoperasikan 39 Sharp Direct Service Station (SDSS), 243 Sharp Authorized Service Station (SASS), 19 Sharp Service Representatif (SSR) dan 1 unit Sharp Mobile Service Station ( SMSS ) yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memuaskan pelanggannya sampai ke daerah terpencil.



PABRIK BARU SHARP


Meningkatnya permintaan akan produk lemari es dan mesin cuci SHARP, PT SHARP Electronics Indonesia (SEID) membangun pabrik baru di Karawang International Industrial City (KIIC), Jakarta, Indonesia untuk memperluas kapasitas produksi produk lemari es dan mesin cuci-nya.

Permintaan akan produk lemari es dan mesin cuci dalam negeri terus berkembang seiring pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan pasar akan produk kebutuhan rumah tangga di Indonesia masih terus berkembang di masa yang akan datang menjadi latar belakang pembangunan pabrik seluas 30 Hektar ini.


Dengan pembangunan pabrik baru lemari es dan mesin cuci, SEID akan meningkatkan kapasitas produksi dan upaya untuk meningkatkan citra merek dan perluasan bisnisnya.

Saat ini penetrasi pasar produk lemari es dan mesin cuci di Indonesia mengalami peningkatan di tahun 2011 sebesar 35% untuk lemari es dan 16% untuk mesin cuci dari tahun 2005 sebesar 33 % untuk lemari es dan 8% untuk mesin cuci.


Pabrik baru ini memiliki kapasitas produksi sebesar 220.000/bulan atau 2.640.000/tahun untuk lemari es dan 140.000/bulan atau 1.680.000/tahun untuk mesin cuci, pabrik ini mulai ber-operasi pada tahun 2013 dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 1.200 orang. Dengan investasi sebesar Rp. 1,2 Trilyun pabrik ini dirancang menjadi Super Green Factory yang akan mengantongi sertifikat ISO 14000 dalam bidang Lingkungan dan ISO 9001 dalam bidang Quality.

Pembangunan pabrik baru ini merupakan bukti nyata merek SHARP telah menjadi bagian dari masyarakat Indonesia, kedepannya SHARP akan terus memproduksi produk-produk berkualitas dengan teknologi yang hanya dimiliki SHARP dengan fitur-fitur yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia digabungkan dengan teknologi terkini dari Jepang yang ramah lingkungan, hemat energi dan peduli akan kesehatan.



KUALITAS TERBAIK UNTUK INDONESIA

Mendengarkan kebutuhan masyarakat adalah langkah awal yang selalu SHARP lakukan, di mana pun SHARP berada, termasuk di Indonesia.

Untuk pasar Indonesia, SHARP menciptakan produk Mesin Cuci dan Lemari Es yang mampu menjawab kerinduan masyarakat akan produk terbaik untuk segmen bawah hingga menengah. Di pabrik baru ini SHARP memproduksi Mesin Cuci Dolphinwave 2 tabung dan Lemari Es King Samurai 2 pintu.


FASILITAS PABRIK

Untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi dan standar kualitas, pabrik baru ini dilengkapi dengan Production Control System baru, teknologi canggih seperti Automated Guided Vehicle (AGV) dan berbagai fasilitas lainnya. Production Control System memungkinkan update proses produksi di setiap lini produksi, setiap saat. Sementara AGV menghemat banyak waktu dan tenaga untuk transportasi dari gudang ke bagian produksi. Dengan prinsip super green factory, seluruh bagian didesain untuk menghemat penggunaan energi. Bahkan beberapa fasilitas pakbrik dilengkapi panel surya yang mampu menghasilkan energi ini.


PABRIK MESIN CUCI

Keahlian karyawan dan kemampuan bekerja secara akurat dan cepat merupakan modal utama untuk mencapai kualitas tinggi sesuai dengan standar Takumi. Selain itu divisi Quality Control memegang peranan yang amat penting untuk memastikan produk terbik yang dihasikan di pabrik mesin cuci Sharp. Kapasitas produksi mesin cuci di pabrik Sharp Karawang adalah sebesar 1.680.000 pertahun atau sekitar 2,5 kali kapasitas produksi di pabrik Pulogadung.   
                                     

PABRIK LEMARI ES





Proses pembuatan lemari es yang lebih rumit dibanding mesin cuci menuntut keahlian, ketelitian dan kecepatan kerja dari para karyawan. Quality control langsung terintegrasi dengan proses produksi, sehingga memungkinkan tercapainya standar kualitas terbaik. Dukungan teknologi yang makin canggih memungkinkan pabrik baru ini menciptakan lemari es berkualitas tinggi dengan kapasitas produksi lebih besar dari sebelumnya, yaitu sebesar 2.640.000 pertahun atau sekitar 2 kali kapasitas produksi di pabrik Pulogadung.


FASILITAS KARYAWAN

SHARP percaya bagian terpenting dari kualitas tinggi adalah para karyawan. Karena itu SHARP mengundang seluruh karyawan untuk mendesain fasilitas pabrik sesuai dengan kebutuhan mereka. Fasilitas itu terdiri dari Mesjid, Klinik Kesehatan, Kantin, Koperasi, Showroom dan lapangan sepak bola. 




Sangat menyenangkan melihat perkembangan SHARP dari tahun ke tahun. Penghargaan yang begitu banyak telah didapatkan. Penghasilan yang meningkat terus menerus. Hingga kini mempunyai Pabrik Baru yang keren. Bahkan, bukan hanya karyawan SHARP saja yang bisa menikmati pabrik baru SHARP, melainkan masyarakat umum pun dapat mengunjungi dengan mengisi formulir terlebih dahulu di situs resmi SHARP yaitu www.sharp-indonesia.com. Ada juga video mengenai pembahasan Pabrik Baru SHARP yang bisa dilihat disini.

Semoga SHARP semakin maju dan berkembang. Agar bisa terus memberikan inovasi-inovasi terbaiknya untuk generasi Indonesia di masa yang akan datang. SUKSES! ^^9

Sumber Referensi : www.sharp-indonesia.com