Welcome

Welcome

Jumat, 21 Maret 2014

Thank God I'm Found Fitbar


Betapa beruntungnya menjadi orang yang memiliki tubuh tetap kurus atau langsing padahal porsi makan mereka begitu besar. Mereka bisa memakan makanan apa saja, tanpa harus khawatir bobot badannya akan naik. Yah, sayangnya aku tak memiliki itu *hiks. Aku lebih banyak mendapatkan gen Ibuku, yang badannya cenderung gemuk dan tak bisa kurus. Makan banyak sekali saja, berat badanku pasti naik 1-2 kg. Sebel kan? Terkadang harus nahan rasa 'pengen banget' terhadap suatu makanan yang (memang) gurih dan jelas berkabohidrat tinggi. Kebetulan tinggi badanku hanya 155 cm (please don't laugh!) yang katanya standar berat badan 155 cm itu adalah 45 kg. Pernah sih, berat badanku 45 kg. Tapi itu sewaktu aku SMP, sekitar 9 tahun yang lalu, hehe. Setelah itu, berat badanku semakin naik dan naik.

Inilah foto saat aku kelas 2 SMP
Hingga akhirnya kini aku menjadi seorang ibu dari 1 anak. Aku menikah di tahun 2012 dan Alhamdulillah tahun berikutnya sudah mempunyai malaikat kecil yang cantik. Aku senang sekali ketika hamil, karna apa yang aku takutkan tidak terjadi. Ya, kata-kata 'berat badan naik drastis saat hamil' memang cukup menghantuiku. Tapi ternyata, BB-ku hanya naik 8 kg *hore. Malah banyak orang yang mengatakan padaku jika melihatku dari belakang seperti bukan bumil alias Ibu Hamil, hehe. Makanya, begitu melahirkan, tubuhku kembali seperti semula seperti sebelum hamil. Banyak yang memujiku, akupun merasa bangga.

Ini adalah foto saat aku hamil

Memasuki bulan Ramadhan dan Lebaran, mungkin tanpa sadar aku terlalu banyak ngemil. Ngemilnya pun yang berkabohidrat cukup tinggi. Sampai akhirnya tubuhku tumbuh ke samping. Opini orang lain pun membenarkan bahwa aku 'berbeda'. Aku tak suka, tapi aku pun tak ingin diet karna aku masih dalam tahap memberikan ASI pada anakku, aku takut nantinya anakku akan kekurangan nutrisi jika aku diet.

SAMPAAAAAIIIII...

Mamaku melihat iklan Fitbar di TV. Dan ia langsung menyarankan padaku untuk membeli Fitbar jika hasrat ngemilku timbul. Mama bilang, 'katanya sih rendah kalori tuh!'. Awalnya aku ragu. Ah aku pikir semua produk camilan sama saja. Apalagi di iklan, pasti menawarkan khasiat yang bagus-bagus.

It's mine ya, hehe..
Nah, suatu hari datanglah keponakanku yang berusia 5 tahun. Aku lihat di tas sekolahnya ada camilan. Aku iseng-iseng memintanya, eh dia menolak hahaha. Walaupun akhirnya aku diberi sedikit untuk mencicipi. Enak, banget! Wehehe. Saat aku hendak membuang bungkusnya, aku lihat bahwa itu bungkus Fitbar. Esoknya, aku coba membeli 2 buah Fitbar ke supermarket. Malamnya, aku memakannya.

Suapan pertama, jengjengjengjeeeng....

Disamping ketagihan sama kelembutan coklat putihnya dan sensasi kriuk crispy-nya, aku masih belum percaya ada camilan yang gak bisa bikin gemuk. Makanya, aku coba untuk membelinya lagi. Sekarang aku coba 1 pack. Terus dan terus aku makan Fitbar sampai habis.

I really enjoying eating Fitbar every bite by bite

Daaaaaaaaan BENAR! Yippiiiieeeeeee \^o^/ BB-ku sebelum makan Fitbar adalah 58 kg dan setelah makan Fitbar, bukan bertahan lagi, tapi berkurang! Lalalayeyeyeeeee sampai saat inilah Fitbar selalu nyempil di tas menemani hari-hariku.. Sekarang aku yakin, kalsium dan vitamin yang ada di dalam Fitbar akan membuatku sehat. Tidak harus berhenti ngemil kan untuk punya tubuh yang ideal? Hihihi. Thank God I'm Found Fitbar! ;D

WOOHOOOOOOO \^O^/
I like Nuts Flavor
I like Fruits Flavor, too :P


Tidak ada komentar:

Posting Komentar